![]() |
| GAYA BELAJAR |
Gaya belajar adalah kunci untuk
mengembangkan kinerja dalam pekerjaan di sekolaj dan dalam situasi-situasi
Antara peribadi. Ketika anda menyadari anda dan orang lainmenyerap dan mengolah
informasi, anda dapat menjadikan belajar dan berkomunikasi ;ebih mudah drngan
gaya belajan anda sendiri.
Rita Dunn, sorang pelopor di
bidang gaya belajar, telah menemukan banyak gaya variable yang mempengaruhi
cara belajar orang ini mencakup factor-faktor fisik, emosional, sosiologis, dan
lingkungan sebagian orang misalnya dapat belajar paling baiksecara berkelompok,
sedang yang lain memilih adanya figure otoriter seperti orang tua atau guru
yang lain merasa bahwa bekerja sendiri lah paling efektif bagi mereka. Sebagian
orang memerlukan memerlukan music sebagai latar belakang. Sedang yang lain akan
lebih berkonsentrasi jjika suasanan tenang atau sepi.
Secara umum ada dua katageri
utama tentang bagaimana kita belajar, Pertama, Bagaimana kita menyerap
informasi dengan mudah (modalitas), dan kedua, cara kita mengatur danmengolah
informasi tersebut (dominasi otak).
Jika kita akrab dengan gaya
belajar kita sendiri, kita akan sapat mengambil langkah-langkah penting untuk
membantu diri sendiri kita belajar lebih cepat dan mudah.
Cara belajar anda adalah kombinasi
dari bagaimana anda menyerap, lalu
mengatur dan mengolah informasi
• Modalitas
Cara termudah Anda menyerap
informasi
• Dominasi Otak
Cara anda mengatur dan mengolah
informasi
GAYA BELAJAR ANDA :
Visual,Auditorial, atau Kinestetik?
• Visual
Belajar dengan
cara melihat
• Auditorial
Belajar dengan
cara mendengar
• Kinestetik (SOMATIK)
Belajar dengan
cara bergerak, bekerja, dan menyentuh
BELAJAR YANG
EFEKTIF ADALAH BELAJAR YANG MELIBATKAN SELURUH INDRA
Ketika merangkai sesuatu, cara manakah
yang anda sukai?
Visual
• Mengikuti ilustrasi?
• Membaca instruksi?
Auditorial
Meminta orang lain mengatakan
caranya pada anda?
Kinestetik (SOAMATIK)
• Mulai mengerjakannya sendiri?
Mengetahui karakteristik pelajar visual, auditorial,
dan kinestetik akan membantu anda mencurahkan diri pada modalitas
belajar terbaik anda
Apakah Anda Karakteristik Visual, Auditorial, dan Kinestetik
Visual
•Apakah Anda suka
mencoret-coret ketika berbicara di telepon?
• Apakah Anda
berbicara dengan cepat?
• Apakah Anda
lebih suka melihat peta daripada mendengar penjelasan?
Auditorial
•Apakah Anda suka
berbicara sendiri?
• Apakah Anda
lebih suka menyukai ceramah atau seminar daripada membaca buku?
• Apakah Anda
lebih suka berbicara dari pada menulis
Kinestetik
(somatik)
•Apakah Anda
berpikir lebih baik ketika Anda bergerak atau berjalan?
• Apakah Anda
banyak menggerakkan anggota tubuh ketika berbicara?
• Apakah anda
merasa sulit untuk duduk diam?
Memahami kata-kata khas dan kecepatan bicara akan membantu
Anda memahami modalitas belajar orang lain
Memahami kata-kata khas dan kecepatan
bicara akan membantu Anda memahami
modalitas belajar orang lain
• Visual
Kata-kata
khas digunakan dalam
pembicaraan:”Menurut
pandangan saya…”
Kecepatan
bicara: cepat
• Auditorial
Kata-kata
khas dalam pembicaraan:”Aku
mendengar
apa yang kau katakan.”
Kecepatan
bicara: sedang
• Kinestetik
Kata-kata
khas dalam pembicaraan:”Saya
merasa
sepertinya Anda…”
Kecepatan
bicara: lebih lambat.
Untuk menciptakan suasana akrab ketika
berbicara di telepon, berbicaralah dengankecepatan yang sama dengan
orang yang berbicara dengan Anda
·
Visual
Orang dengan kecenderungan visual
berbicara secara cepat. Berdiri atau duduklah dengan tegak ketika Anda
berbicara dengan mereka
·
Kinestetik
Orang yang merupakan pelajar
kinestetik
cenderung untuk berbicara lambat.
Bersandarlah. Angkat kaki Anda, dan berbicaralah dengan lambat
Isyarat verbal membantu Anda
menentukan modalitas belajar seseorang
• Visual
“Itu kelihatannya
baik untukku!”
• Auditorial
“Itu kedengarannya
baik untukku!”
• Kinestetik
“Itu rasanya baik
bagiku!”
TIPE-TIPE PEMIKIR
• Pemikir Sekuensial Konkret (SK)
• Pemikir Acak Konkret (AK)
• Pemikir Acak Abstrak (AA)
• Pemikir Sekuensial Abstrak (SA)
Pemikir Sekuensial Konkret (SK) memperhatikan
dan mengingat detail dengan lebih mudah, mengatur tugas dalam proses tahap demi
tahap, dan berusaha mencapai kesempurnaan.
Kiat-kiat jitu bagi
pemikir SK
• Bangunlah kekuatan
organisasi anda
• Cari tahu detail
yang anda perlukan
• Bagilah proyek anda
menjadi beberapa tahapan
• tatalah lingkungan
kerja yang tenang
Pemikir Acak Konkret (AK) berpegang
pada realitas dan mempunyai sikap ingin mencoba
Kiat-kiat jitu bagi pemikir AK
• Gunakan kemampuan divergen Anda
• Siapkan diri anda untuk memecahkan
masalah
• Cermati waktu anda
• Terimalah kebutuhan Anda untuk
berubah
• Carilah dukungan bagi diri anda
Pemikir Acak Abstrak (AA) mengatur informasi
melalui refleksi dan berkiprah di dalam lingkungan tidak teratur yang berorientasi
pada orang lain
Kiat-kiat jitu bagi pemikir AA
• Gunakan kekuatan alamiah Anda
untuk bekerja sama dengan orang lain.
• Ketahuilah betapa kuat emosi
mempengaruhi konsentras anda.
• Bangunlah kekuatan belajar Anda
dengan berasosiasi.
• Lihatlah gambaran besar.
• Waspadalah terhadap waktu.
• Gunakan isyarat-isyarat visual.
Pemikir Sekuensial Abstrak (SA)
berpikir dalam konsep dan menganalisis informasi. Mereka adalah para filosof
dan ilmuwan peneliti ternama
Kiat-kiat jitu bagi
pemikir SA
• Latihlah logika
Anda
• Suburkan kecerdasan
Anda
• Upayakan
keteraturan
• Analisislah
orang-orang yang berhubungan dengan anda
Merencanakan liburan bisa
berbeda-beda untuk cara berpikir yang berbeda
Sekuensial Konkret
• Memilih liburan
yang pernah dilakukan.
• Merencanakan kapan
dan di mana.
• Memutuskan berapa
lama akan tinggal.
• Merencanakan setiap
langkah khusus.
• Meminta kiriman
brosur-brosur.
• Menyisihkan
anggaran untuk hotel, makan, suvenir, dan pengeluaran lain.
Acak Abstrak
• Pergi kesuatu
tempat yang pernah diceritakan orang dengan sangat menarik.
• Merasa sangat
senang memikirkan tempat istimewa yang akan dikunjungi.
• Mengajak
teman-teman.
• Menjadikan liburan
itu tidak terencana.
• Begitu tiba disana,
melakukan apa yang rasanya asyik untuk dilakukan saat itu.
Penyeimbangan Kekuatan Pikiran Anda
Jika anda adalah Pemikir Dominan
Otak Kanan
• Pelajarilah cara kerja mesin
yang sering anda gunakan
• Aturlah foto-foto anda kedalam
album
• Usahakan untuk tepat waktu
sepanjang hari
• Aturlah pengeluaran pribadi
• Rangkaikanlah rakitan model
sesuai instruksi
• Bergabunglah dalam klub
investasi
• Atasi maslah yang ada dan
analisislah bagian-bagaianyang ada
• Belajarlah untuk mengoperasikan
PC
• Tulislah tinjauan kritis
terhadap film favorit Anda
• Aturlah buku-buku anda menurut
urutan jenisnya
Penyeimbangan Kekuatan Pikiran Anda
Jika anda adalah Pemikir Dominan
Otak Kiri
• Sahakanlah untuk memahami
perasaan binatang peliharaan
• Temukanlah resep masakan dan
siapkanlah
• Bermainlah dengan tanah liat
dan temukan hakikatnya
• Ciptakanlah Logo pribadi
• Kemudikan mobil/motor kemana
saja tanpa merasa bersalah
• Sisihkanlah waktu jedah
“perasaan” walau 10 menit/hari
• Pasang musing yang anda suka
saat anda ingin mendengarkannya
• Biarkan anada tersesat jalan
dan nikmati lingkungan yang baru
Berpikir Kreatif
Paradoks cara
berpikir
Berpikir kreatif Kegiatan
yang bersifat sendiri
Waktu
Konsentrasi
B iki k tif Di k
i t S i l
BALANCE
Berpikir kreatif Dirangsang
kegiatan Sosial
Rangsangan
dan Masukan
Diskusi
7 Kebiasaan untuk Berpikir Kreatif
1. Keluar dari Kotak Pembatas (Out of the Box)
2. Menerima adanya Gangguan (Welcoming Chance of Intrusions)
3. Kedalaman Pikiran (Listening to Depth Mind)
4. Menunda Keputusan (Suspending Judgment)
5. Melakukan Persamaan (Analogi) (Stepping Stones Analogy)
6. Menerima kesamaan (Tolerating Ambiguity)
7. Mengumpulkan Ide (Ideas Banking)
7 Kebiasaan untuk Berpikir Kreatif
2. Mau menerima
perubahan
·
Mengambil hikmah, finding valuable and
agreeable things when you are not seeking them
·
Berpikir tenang sesuatu yg mungkin
terjadi, do not wait for them but learn to watch out for them, this demands
sensitivity and observation
·
Kembangkan diri anda setiap saat, wide
span of attention and broad range of interest will bring you rewards, they may
be not the ones you expect now
7 Kebiasaan untuk Berpikir Kreatif
3. Dengar bisikan
bawa sadar
·
Let your subconscious mind take over,
finding valuable and agreeable things when you are not seeking them
·
Ketahui kapan anda harus berhenti
memikirkan suatu hal , try working out an idea
·
Sleeping on problems, When you are
relaxed of the un-conscious mind in the inner brain can bring you to creative
though.
·
Thoughts of the moment, Clue or idea
to solution sometimes comes as a thought of the moment
7 Kebiasaan untuk Berpikir
Kreatif
3. Listen
to depth of mind
·
Deep Sleep – Delta (1/2- 4
Hz)
·
Dreaming – Theta (5-7 Hz)
·
Relaxation – Alfa (8 – 13
Hz)
·
Awake and Thinking – Beta
(12 – 26 Hz)
7 Kebiasaan untuk Berpikir Kreatif
4. Menerima sanggahan
Jangan
kritisi ide-ide awal anda,
Nyalakan
semangat dengan kriti-kritik, be open to the criticism of others but knowing
when to accept it
Terima
kritik yang membangun
7 Kebiasaan untuk Berpikir Kreatif
5. Analogi
Berpikir
analogi, play important part in imaginative thinking
Familier
dengan hal-hal asing relating the unfamiliar, foreign, unknown by analogy to
what we know
Buat
yang familiar menjadi asing, we do not think about what we know. The new within
the old
7 Kebiasaan untuk Berpikir Kreatif
6. Toleransi terhadap
ketidakpastian
Ada
waktu tak dapat membuat keputusan,
Decisive does not mean making
disorganized decisions, taking decisions at the right time.
Nyaman
terhadap sesuatu yang tidak
diketahui, do not jump to
certainties just to escape from the unpleasant state of not knowing.
Kadang-kadang
berfikirlah bahwa pintu
tertutup bagi anda: Explore the “outer
space” of possibilities
Kembangkan
kualitas dari keteguhan dan
kesabaran, the longer you are in
the presence of uncertainties the less likely you will be able to solve the problem.
Sometimes thinking requires sustained attention over a long period.
7 Kebiasaan untuk Berpikir Kreatif
7. Kebiasaan yang
mampu
mendatangkan banyak ide
Keingintahuan
Melakukan
Observasi
Mendengarkan
Membaca
Melakukan
Perjalanan
Melakukan
rekaman
