Jumat, 20 Maret 2015

KOMPETENSI DASAR KONSELOR

0



GURU BIMBINGAN DAN KONSELING (KONSELOR)
BERDASARKAN PERMENDIKNAS NO. 27 TAHUN 2008


NO
KOMPETENSI DASAR
INDIKATOR
JENJANG KOGNITIF
NO. SOAL
1.
Menguasai ilmu pendidikan dan landasan keilmuannya
1.     Menghargai konseli sebagai makhluk spiritual, bermoral, sosial, individual, dan berpo-tensi
C-6


2.    Menerapkan prinsip-prinsip pendidikan dan proses pembel-ajaran dalam pelayanan bom-bingan dan konseling

C-3

3.    Menafsirkan potensi individu pada   umumnya dan konseli pada   khususnya.

C6

2
Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, individualitas dan kebebasan memilih



4.     Menghargai potensi yang dimiliki konseli.
C-6


5.     Menganalisis potensi konseli

C-4

6.     Peduli terhadap keberadaan konseli.

C-6

7.     Menjunjung tinggi harkat dan martabat konseli sesuai dengan hak asasinya.

C-6

8.     Toleran terhadap permasalah-an konseli

C-6

9.     Bersikap demokratis
C-6

3
Menguasai landasan budaya dalam praksis pendidikan

10.     Menghargai harkat dan  martabat konseli sesuai dengan latar belakang kehidupannya.
 C-5



11.     Menciptakan situasi hubungan  yang membuat konseli lebih nyaman

C-5


4
Mengaplikasikan kaidah-kaidah perkembangan peri-laku dan pribadi manusia.
12.     Merancang layanan bimbingan dan konseling berdasarkan perkembangan konseli.
C-5


13.     Mempertimbangkan kaidah-kaidah kepribadian, individu-alitas dan perbedaan konseli.
C-6


14.     Mempertimbangkan kaidah-kaidah pembelajaran dalam penyelenggaraan layanan bim-bingan dan konseling.
C-6


15.     Mengembangkan bakat kon-seli.
C-5


16.     Meningkatkan kesehatan men-tal konseli.
C-5

5



Mengaplikasikan layanan bimbingan dan konseling sesuai dengan esensinya.
17.     Membangun penyelenggaraan layanan bimbingan dan konseling untuk semua peserta didik
C-5


18.     Mengembangkan program layanan bimbingan   dan . konseling berdasarkan kebutuhan konseli dan konsisi sekolah.
C-5


19.     Memfasilitasi perkembangan  akdemik, karier, personal, dan sosial  konseli.
C-6


20.     Mengelola sarana dan biaya  program bimbingan dan konseling.
C-5

6
Menampilkan kepribadian dan perilaku yang terpuji.


21.     Menunjukkan pribadi yang jujur, semangat, disiplin, dan mandiri
C-5


22.     Menunjukkan kesetiaan yang konsisten
C-5


23.     Menunjukkan kesabaran dan emosi yang stabil
C-5


24.     Menghormati keragaman dan perbedaan antar individu
C-6


25.     Memaafkan dan meminta maaf
C-6


26.     Peka terhadap perubahan
C-6


27.     Empati terhadap permasalahan konseli
C-6

7.
Menampilkan kinerja yang cerdas, kreatif, inovatif, dan produktif




28.     Mempertimbangkan  solusi dengan cerdas.
C-6

29.     Menemukan hal-hal baru yang bermanfaat bagi pelayanan bimbingan dan konseling
C-5


30.     Menghargai gagasan orang lain
C-6


31.     Berpenampilan menarik dan menyenangkan
C-5


32.     Berkomunikasi secara efektif
C-5

8.
Membangun suana kolaboratif dengan personel seko-lah lainnya dalam melaksa-nakan program   bimbingan dan konseling di sekolah.
33.     Menafsirkan visi dan kebijak-an- kebijakan sekolah.
C-6


34.     Mengkomunikasikan visi dan misi pelayanan bimbingan dan konseling kepada personel lain di sekolah
C-5


35.     Menghargai tugas dan peran-peran personel sekolah lain
C-6


36.     Bekerjasama dengan personel sekolah lain dalam layanan bimbingan dan konseling.
C-5


37.     Menghargai kontribusi perso-nel sekolah lain terhadap peningkatan layanan bombing-an dan konseling.

C-6

9
Memahami dasar, tujuan, dan AD/ART organisasi profesi bimbingan dan konseling untuk pengem-bangan diri dan profesi


38.     Mentaati aturan-aturan organisasi profesi bimbingan dan konseling

C-6


39.     Menafsirkan kekuatan   dan keterbatasan pribadi dan  profesional.

C-5


40.     Mengelola kekuatan dan keterbatasan pribadi dan pro- fesional

C-5


41.     Menyelenggarakan layanan sesuai dengan kewenangan dan kode etik profesional. 

C-5



42.     Meinventarisasikan organisasi profesi yang bermanfaat untuk pe-ngembangan diri dan profesi

C-4

10.
Menyelenggarakan layanan bimbingan dan konseling sesuai dengan kewenangan dan kode etik profesional konselor

43.     Menganalisis kekuatan dan keterbatasan diri sendiri seba-gai pribadi dan profesional.
C-5


44.     Menghargai kekuatan konselor lain

C-6

45.     Mempertahankan objektivitas dan menjaga agar tidak larut dengan masalah konseli.
C-6


46.     Melaksanakan referal sesuai dengan keperluan
C-5


47.     Peduli terhadap identitas profesional dan pengem-bangan profesi
C-5


48.     Mendahulukan kepentingan konseli daripada kepentingan pribadi konselor
C-5


49.     Mempertahankan kerahasiaan konseli
C6

11.
Memahami peran organisasi profesi lain.

50.     Mengkomunikasikan aspek-aspek profesional bimbingan dan konseling kepada orga-nisasi profesi lain

C-4


51.     Menghargai keberadaan orga-nisasi profesi lain

C-6


52.     Menghargai peran organisasi profesi lain dan memanfaat-kannya untuk pelayanan bimbingan dan konseling
C-6


53.     Melaksanakan referal kepada ahli profesi lain sesuai dengan keperluan
C-5

12
Menguasai konsep dan prak-sis asesmen untuk memaha-mi kondisi,  kebutuhan dan permasalahan konseli.

54.     Melakukan asesmen sesuai dengan kebutuhan bimbingan dan konseling.
C-5

55.     Mempertimbangkan teknik asesmen sesuai   dengan ke-butuhan layanan   bimbingan dan kon-seling.
C-6


56.     Mengembangkan  instrumen asesmen untuk keperluan bimbingan dan  konseling.
C-5


57.     Mengelola hasil asesmen.
C-5


58.     Menggunakan hasil asesmen dalam pelayanan bimbingan dan konseling.
C-3


59.     Menampilkan tanggung ja-wab profesional dalam prak-tik asesmen
C-5

13.
Mengaplikasikan hakikat layanan bimbingan dan konseling.

60.     Mengelola layanan bimbingan dan konseling sesuai arah profesi.
C-5


61.     Melaksanakan layanan bim-bingan dan konseling sesuai tujuan pendidikan
C-5


62.     Melaksanakan layanan bim-bingan dan konseling sesuai dengan kondisi dan tuntutan institusi kerja
C-5


63.     Melaksanakan pelayanan bim-bingan dan konseling berda-sarkan prinsip perkembangan.
C-5


64.     Mempertimbangkan pendekat-an /model/ jenis pelayanan dan kegiatan pendukung bim-bingan dan konseling.
C-6

14..
Menyusun program bimbingan dan konseling yang berkelanjutan berdasarkan kebutuhan peserta didik secara komprehensif dengan pendekatan perkembangan

65.     Mengakses data dokumentasi tentang konseli untuk ke-pentingan pelayanan bim-bingan dan konseling.
C-5


66.     Memanfaatkan data tentang siswa untuk kelancaran layanan bimbingan dan konseling
C-5


67.     Memanfaatkan data tentang kondisi sekolah untuk kelan-caran layanan bimbingan dan konseling.
C-5


68.     Menganalisis kebutuhan kon-seli akan layanan bimbingan dan konseling.
C-4


69.     Menyusun rencana pelak-sanaan program bimbingan dan konseling
C-5


70.     Menganalisis kebutuhan  sara-na dan biaya penyelenggaraan program bimbingan dan kon-seling
C-4


71.     Menyusun program bimbing-an dan  konseling secara kom-prehensif dengan pendekatan perkembangan.
C-5

72.     Membuat jadwal pelaksanaan   program bimbingan  dan kon-seling sesuai dengan kondisi dan kebutuhan.
C-5


73.     Menilai program bimbingan dan konseling secara rasional.
C-6


15
Melaksanakan program bim-bingan dan konseling.


74.     Melaksanakan layanan bim-bingan dan konseling sesuai program.

C-5

75.     Membangun kolaboratif dalam pelayanan bimbingan dan konseling.
C-5


76.     Memfasilitasi perkembangan akademik, karier, personal, dan sosial konseli
C-5


77.     Mengelola sarana dan pembia-yaan program bombingan dan konseling
C-5


78.     Mendokumenkan pelayanan bimbingan dan konseling
C-4

16.
Mengevaluasi proses dan hasil penyelenggaraan layanan bimbingan dan konseling.
79.     Mengevaluasi hasil layanan bimbingan dan konseling
C-6

80.     Mengevaluasi proses layanan bimbingan dan konseling
C-6


81.     Menafsirkan hasil evaluasi pelayanan bimbingan dan konseling.
C-6


82.     Merumuskan penyesuaian program dan proses pelayanan bimbingan dan konseling berdasarkan hasil evaluasi.
C-5

17.
Melaksanakan penelitian dalam bimbingan dan konseling
83.     Merancang penelitian dalam bimbingan dan konseling
C-5

84.     Memilih pendekatan dan metode penelitian dalam bimbingan dan konseling
C-3


85.     Melaksaanakan penelitian bimbingan dan konseling
C-5


86.     Menghargai hasil penelitian dalam bimbingan dan konseling
C-6


87.     Memanfaatkan hasil pene-litian dalam bimbingan dan konseling.
C-3


88.     Membangun sikap sebagai peneliti dalam bimbingan dan konseling
C-5






Author Image

About Nurwanda
Soratemplates is a blogger resources site is a provider of high quality blogger template with premium looking layout and robust design

Tidak ada komentar:

Posting Komentar