GURU BIMBINGAN DAN KONSELING
(KONSELOR)
BERDASARKAN PERMENDIKNAS NO. 27
TAHUN 2008
NO
|
KOMPETENSI DASAR
|
INDIKATOR
|
JENJANG KOGNITIF
|
NO. SOAL
|
1.
|
Menguasai ilmu pendidikan
dan landasan keilmuannya
|
1.
Menghargai
konseli sebagai makhluk spiritual, bermoral, sosial, individual, dan
berpo-tensi
|
C-6
|
|
2.
Menerapkan
prinsip-prinsip pendidikan dan proses pembel-ajaran dalam pelayanan
bom-bingan dan konseling
|
C-3
|
|||
3.
Menafsirkan
potensi individu pada umumnya dan
konseli pada khususnya.
|
C6
|
|||
2
|
Menjunjung tinggi
nilai-nilai kemanusiaan, individualitas dan kebebasan memilih
|
4.
Menghargai
potensi yang dimiliki konseli.
|
C-6
|
|
5.
Menganalisis
potensi konseli
|
C-4
|
|||
6.
Peduli
terhadap keberadaan konseli.
|
C-6
|
|||
7.
Menjunjung
tinggi harkat dan martabat konseli sesuai dengan hak asasinya.
|
C-6
|
|||
8.
Toleran
terhadap permasalah-an konseli
|
C-6
|
|||
9.
Bersikap
demokratis
|
C-6
|
|||
3
|
Menguasai landasan budaya dalam
praksis pendidikan
|
10. Menghargai harkat dan martabat konseli sesuai dengan latar
belakang kehidupannya.
|
C-5
|
|
11.
Menciptakan
situasi hubungan yang membuat konseli
lebih nyaman
|
C-5
|
|||
4
|
Mengaplikasikan kaidah-kaidah
perkembangan peri-laku dan pribadi manusia.
|
12. Merancang layanan bimbingan dan
konseling berdasarkan perkembangan konseli.
|
C-5
|
|
13.
Mempertimbangkan
kaidah-kaidah kepribadian, individu-alitas dan perbedaan konseli.
|
C-6
|
|||
14.
Mempertimbangkan
kaidah-kaidah pembelajaran dalam penyelenggaraan layanan bim-bingan dan
konseling.
|
C-6
|
|||
15.
Mengembangkan
bakat kon-seli.
|
C-5
|
|||
16.
Meningkatkan
kesehatan men-tal konseli.
|
C-5
|
|||
5
|
Mengaplikasikan layanan bimbingan
dan konseling sesuai dengan esensinya.
|
17. Membangun penyelenggaraan layanan bimbingan dan
konseling untuk semua peserta didik
|
C-5
|
|
18.
Mengembangkan
program layanan bimbingan dan . konseling
berdasarkan kebutuhan konseli dan konsisi sekolah.
|
C-5
|
|||
19.
Memfasilitasi
perkembangan akdemik, karier,
personal, dan sosial konseli.
|
C-6
|
|||
20.
Mengelola sarana
dan biaya program bimbingan dan
konseling.
|
C-5
|
|||
6
|
Menampilkan kepribadian dan
perilaku yang terpuji.
|
21. Menunjukkan pribadi yang jujur,
semangat, disiplin, dan mandiri
|
C-5
|
|
22. Menunjukkan kesetiaan yang
konsisten
|
C-5
|
|||
23. Menunjukkan kesabaran dan emosi yang
stabil
|
C-5
|
|||
24. Menghormati keragaman dan perbedaan
antar individu
|
C-6
|
|||
25. Memaafkan dan meminta maaf
|
C-6
|
|||
26. Peka terhadap perubahan
|
C-6
|
|||
27.
Empati
terhadap permasalahan konseli
|
C-6
|
|||
7.
|
Menampilkan kinerja yang cerdas,
kreatif, inovatif, dan produktif
|
28. Mempertimbangkan solusi dengan cerdas.
|
C-6
|
|
29.
Menemukan
hal-hal baru yang bermanfaat bagi pelayanan bimbingan dan konseling
|
C-5
|
|||
30.
Menghargai
gagasan orang lain
|
C-6
|
|||
31.
Berpenampilan
menarik dan menyenangkan
|
C-5
|
|||
32.
Berkomunikasi
secara efektif
|
C-5
|
|||
8.
|
Membangun
suana kolaboratif dengan personel seko-lah lainnya dalam melaksa-nakan
program bimbingan dan konseling di
sekolah.
|
33. Menafsirkan visi dan kebijak-an-
kebijakan sekolah.
|
C-6
|
|
34. Mengkomunikasikan visi dan misi
pelayanan bimbingan dan konseling kepada personel lain di sekolah
|
C-5
|
|||
35. Menghargai tugas dan peran-peran
personel sekolah lain
|
C-6
|
|||
36. Bekerjasama dengan personel sekolah
lain dalam layanan bimbingan dan konseling.
|
C-5
|
|||
37.
Menghargai
kontribusi perso-nel sekolah lain terhadap peningkatan layanan bombing-an dan
konseling.
|
C-6
|
|||
9
|
Memahami dasar, tujuan, dan AD/ART
organisasi profesi bimbingan dan konseling untuk pengem-bangan diri dan
profesi
|
38.
Mentaati
aturan-aturan organisasi profesi bimbingan dan konseling
|
C-6
|
|
39.
Menafsirkan
kekuatan dan keterbatasan pribadi
dan profesional.
|
C-5
|
|||
40.
Mengelola
kekuatan dan keterbatasan pribadi dan pro- fesional
|
C-5
|
|||
41.
Menyelenggarakan
layanan sesuai dengan kewenangan dan kode etik profesional.
|
C-5
|
|||
42.
Meinventarisasikan
organisasi profesi yang bermanfaat untuk pe-ngembangan diri dan profesi
|
C-4
|
|||
10.
|
Menyelenggarakan layanan bimbingan
dan konseling sesuai dengan kewenangan dan kode etik profesional konselor
|
43. Menganalisis kekuatan dan
keterbatasan diri sendiri seba-gai pribadi dan profesional.
|
C-5
|
|
44.
Menghargai
kekuatan konselor lain
|
C-6
|
|||
45.
Mempertahankan
objektivitas dan menjaga agar tidak larut dengan masalah konseli.
|
C-6
|
|||
46.
Melaksanakan
referal sesuai dengan keperluan
|
C-5
|
|||
47.
Peduli
terhadap identitas profesional dan pengem-bangan profesi
|
C-5
|
|||
48.
Mendahulukan
kepentingan konseli daripada kepentingan pribadi konselor
|
C-5
|
|||
49.
Mempertahankan
kerahasiaan konseli
|
C6
|
|||
11.
|
Memahami peran organisasi profesi
lain.
|
50.
Mengkomunikasikan
aspek-aspek profesional bimbingan dan konseling kepada orga-nisasi profesi
lain
|
C-4
|
|
51.
Menghargai
keberadaan orga-nisasi profesi lain
|
C-6
|
|||
52.
Menghargai
peran organisasi profesi lain dan memanfaat-kannya untuk pelayanan bimbingan
dan konseling
|
C-6
|
|||
53.
Melaksanakan
referal kepada ahli profesi lain sesuai dengan keperluan
|
C-5
|
|||
12
|
Menguasai konsep dan prak-sis asesmen untuk
memaha-mi kondisi, kebutuhan dan
permasalahan konseli.
|
54. Melakukan asesmen sesuai dengan kebutuhan
bimbingan dan konseling.
|
C-5
|
|
55.
Mempertimbangkan
teknik asesmen sesuai dengan
ke-butuhan layanan bimbingan dan
kon-seling.
|
C-6
|
|||
56.
Mengembangkan instrumen asesmen untuk keperluan bimbingan
dan konseling.
|
C-5
|
|||
57.
Mengelola hasil
asesmen.
|
C-5
|
|||
58.
Menggunakan hasil
asesmen dalam pelayanan bimbingan dan konseling.
|
C-3
|
|||
59.
Menampilkan
tanggung ja-wab profesional dalam prak-tik asesmen
|
C-5
|
|||
13.
|
Mengaplikasikan hakikat layanan
bimbingan dan konseling.
|
60. Mengelola layanan bimbingan dan
konseling sesuai arah profesi.
|
C-5
|
|
61.
Melaksanakan
layanan bim-bingan dan konseling sesuai tujuan pendidikan
|
C-5
|
|||
62.
Melaksanakan
layanan bim-bingan dan konseling sesuai dengan kondisi dan tuntutan institusi
kerja
|
C-5
|
|||
63.
Melaksanakan
pelayanan bim-bingan dan konseling berda-sarkan prinsip perkembangan.
|
C-5
|
|||
64.
Mempertimbangkan
pendekat-an /model/ jenis pelayanan dan kegiatan pendukung bim-bingan dan
konseling.
|
C-6
|
|||
14..
|
Menyusun program bimbingan dan
konseling yang berkelanjutan berdasarkan kebutuhan peserta didik secara
komprehensif dengan pendekatan perkembangan
|
65.
Mengakses data
dokumentasi tentang konseli untuk ke-pentingan pelayanan bim-bingan dan
konseling.
|
C-5
|
|
66.
Memanfaatkan data
tentang siswa untuk kelancaran layanan bimbingan dan konseling
|
C-5
|
|||
67.
Memanfaatkan data
tentang kondisi sekolah untuk kelan-caran layanan bimbingan dan konseling.
|
C-5
|
|||
68.
Menganalisis
kebutuhan kon-seli akan layanan bimbingan dan konseling.
|
C-4
|
|||
69.
Menyusun
rencana pelak-sanaan program bimbingan dan konseling
|
C-5
|
|||
70.
Menganalisis
kebutuhan sara-na dan biaya
penyelenggaraan program bimbingan dan kon-seling
|
C-4
|
|||
71.
Menyusun program
bimbing-an dan konseling secara
kom-prehensif dengan pendekatan perkembangan.
|
C-5
|
|||
72.
Membuat jadwal
pelaksanaan program bimbingan dan kon-seling sesuai dengan kondisi dan
kebutuhan.
|
C-5
|
|||
73.
Menilai program
bimbingan dan konseling secara rasional.
|
C-6
|
|||
15
|
Melaksanakan program bim-bingan dan
konseling.
|
74.
Melaksanakan
layanan bim-bingan dan konseling sesuai program.
|
C-5
|
|
75.
Membangun
kolaboratif dalam pelayanan bimbingan dan konseling.
|
C-5
|
|||
76.
Memfasilitasi
perkembangan akademik, karier, personal, dan sosial konseli
|
C-5
|
|||
77.
Mengelola
sarana dan pembia-yaan program bombingan dan konseling
|
C-5
|
|||
78.
Mendokumenkan
pelayanan bimbingan dan konseling
|
C-4
|
|||
16.
|
Mengevaluasi proses dan hasil penyelenggaraan
layanan bimbingan dan konseling.
|
79. Mengevaluasi hasil layanan
bimbingan dan konseling
|
C-6
|
|
80. Mengevaluasi proses layanan
bimbingan dan konseling
|
C-6
|
|||
81. Menafsirkan hasil evaluasi
pelayanan bimbingan dan konseling.
|
C-6
|
|||
82. Merumuskan penyesuaian program dan
proses pelayanan bimbingan dan konseling berdasarkan hasil evaluasi.
|
C-5
|
|||
17.
|
Melaksanakan penelitian dalam
bimbingan dan konseling
|
83. Merancang penelitian dalam
bimbingan dan konseling
|
C-5
|
|
84. Memilih pendekatan dan metode
penelitian dalam bimbingan dan konseling
|
C-3
|
|||
85. Melaksaanakan penelitian bimbingan
dan konseling
|
C-5
|
|||
86. Menghargai hasil penelitian dalam
bimbingan dan konseling
|
C-6
|
|||
87. Memanfaatkan hasil pene-litian
dalam bimbingan dan konseling.
|
C-3
|
|||
88. Membangun sikap sebagai peneliti
dalam bimbingan dan konseling
|
C-5
|